Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Tema Panas dan Perpindahannya Muatan IPA Kelas V SD Negeri 215/X Sungai Toman Semester Genap Tahun Ajaran 2021/2022

Main Article Content

Rumiati Rumiati

Abstract

This study aims to obtain information and discuss the application of the group investigation learning model to improve student learning outcomes on the theme of heat and transfer of science content for class V SD Negeri 215/X Sungai Toman even semester of the 2021/2022 academic year. This research is a classroom action research which consists of two cycles. This research was conducted at 215/X Sungai Toman for the 2021/2022 academic year, even semester, with 24 class V students as research subjects. Data collection techniques using tests, observations, field notes and documentation. Data were analyzed using percentages and data reduction. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that through the application of the group investigation learning model it can improve student learning outcomes on the theme of heat and the transfer of science content in class V SD Negeri 215/X Sungai Toman even semester of the 2021/2022 school year which is marked by an increase in learning outcomes and student completeness from cycle I to cycle II and with the act of giving rewards

Article Details

How to Cite
Rumiati, R. (2022). Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Tema Panas dan Perpindahannya Muatan IPA Kelas V SD Negeri 215/X Sungai Toman Semester Genap Tahun Ajaran 2021/2022. Journal on Education, 5(1), 272-280. Retrieved from https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/594
Section
Articles

References

Abdullah Sani, Ridwan. (2019). Pembelajaran Berbasis HOTS. Medan : TSmart.
Ades, Sanjaya. (2011). Model-model Pembelajaran. Jakarta ; Bumi Aksara.
Agus, Setiawan. (2006). Pengantar Statistika. Yogyakarta : Graha Ilmu
Agus, Suprijono. 2012. Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakrta: Pustaka Pelajar.
Ahmad Susanto. (2013). Teori Belajar Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kharisma Putra Utama
Depdikbud, 1999. Model Pembelajaran Kooperatif. Semarang: Depdikbud.
Depdiknas, 2006. Permen Nomor 22 Tahun 2006. Jakarta: Depdiknas.
Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT. Rineka. Cipta.
Djalal, Fasli dan Dedi Supriadi. (2001). Reformasi Pendidikan dalam Konteks. Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21.Bogor: Ghalia Indonesia
Ibrahim, M. dkk. (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press.
Isjoni. (2013). Cooperative Learning (Efektifitas Pembelajaran Kelompok). Bandung: Alfabeta.
Samani, Muchlas, Hariyanto. (2012). Pendidikan karakter. Bandung: PT Remaja. Rosdakarya.
Sanjaya, Wina. (2009). STRATEGI PEMBELAJARAN Berorientasi Standar Proses. Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka. Cipta
Sudjana, Nana. (2004). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung :Sinar. Baru Algensido Offset.
Sudjana, Nana. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung:Sinar Baru.
Sudjana, Nana. (2014). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : Bumi Aksara
Wahidmurni, dkk. (2010). Evaluasi Pembelajaran. Yogjakarta. Nuha Litera.
Winataputra. (1992:39). PembelajaranKooperatif.http://www.idonbiu.com.6 Januari 2010. http://artikel,us (9 Mei 2007). Pengertian Belajar