Analisis Pengaruh Bangunan Groundsill 5 Dan 6 Terhadap Perubahan Dasar Sungai Cipamingkis Di Kabupaten Bogor

Main Article Content

Elkha Fathur Anugrah Madjodjo
Dantje K Natakusumah
Faizal I. W. Rohmat
Ulin Nurul Aini

Abstract

Sungai Cipamingkis mengalami degradasi yang cukup parah kurang lebih sepanjang 10 km, mulai dari Bendung Cipamingkis sampai dengan Jembatan Cibarusah. Salah satu akibatnya, terjadi keruntuhan Jembatan Jonggol-Cariu pada ruas sungai tersebut. Upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan membangun Groundsill 5 dan Groundsill 6. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh bangunan Groundsill 5 dan Groundsill 6 terhadap perubahan dasar Sungai Cipamingkis di sekitar Jembatan Jonggol-Cariu menggunakan HEC-RAS 2D. Simulasi pemodelan dilakukan dengan debit banjir rencana periode ulang 2 dan 100 tahun. Persamaan angkutan sedimen potensial yang digunakan adalah MPM-Toffaletti. Analisis model numerik dibagi menjadi 8 skenario pemodelan. Hasil analisis menunjukkan ruas Sungai Cipamingkis dari hulu Jembatan Jonggol-Cariu sampai dengan hilir Groundsill 6 berpotensi mengalami degradasi dasar sungai maksimum mencapai 3,3 m dan pada lokasi sekitar Jembatan Jonggol-Cariu mencapai 2,8 m. Bangunan Groundsill 5 dan Groundsill 6 dapat mengurangi potensi degradasi di sekitar Jembatan Jonggol-Cariu menjadi 0,24 m atau berkurang sebesar 91,1%. Tetapi di hilir bangunan Groundsill 6 potensi degradasi masih cukup tinggi sehingga masih diperlukan upaya penanganan degradasi di hilirnya untuk mengendalikan degradasi Sungai Cipamingkis secara keseluruhan.

Article Details

How to Cite
Madjodjo, E., Natakusumah, D., Rohmat, F., & Aini, U. (2024). Analisis Pengaruh Bangunan Groundsill 5 Dan 6 Terhadap Perubahan Dasar Sungai Cipamingkis Di Kabupaten Bogor. Journal on Education, 6(2), 14444-14456. https://doi.org/10.31004/joe.v6i2.4954
Section
Articles