ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK DALAM MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL PADA SISWA SMP KELAS VIII DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER

Main Article Content

Siti Nurjanah IKIP SIliwangi, Indonesia
Gida Kadarisma IKIP SIliwangi, Indonesia
Wahyu Setiawan IKIP SIliwangi, Indonesia

Abstract

The purpose of this study was to describe the mathematical reasoning abilities of students and examine errors in solving system problems of two variable linear equations in class VIII by categorizing students with low, medium and high mathematical reasoning abilities. The research method used is a qualitative descriptive method with a form of test research. The population taken is all private junior high school students in Bandung Regency with a sample of selected VIII-A class students in 30 students of Sulaiman Air Force Middle School. The test instrument provided is in the form of 5 questions. The results showed that reasoning ability in the material system of linear equations was two variables, namely for male students mathematical reasoning ability only reached 57% and in female students mathematical reasoning ability reached 63% of 30 students, so that students' mathematical reasoning ability in class VIII- A Suludan Air Base Space Middle School is male students have lower mathematical reasoning ability compared to female students

Article Details

How to Cite
Nurjanah, S., Kadarisma, G., & Setiawan, W. (2019). ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIK DALAM MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL PADA SISWA SMP KELAS VIII DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER. Journal on Education, 1(2), 372-381. Retrieved from http://jonedu.org/index.php/joe/article/view/77

References

Ainun, N. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa madrasah aliyah melalui model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament. Jurnal Peluang, 4(1), 55-63.
Afandi, A. (2016) Profil Penalaran Deduktif Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Berdasarkan Gender. APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 2(1), 8-21.
Depdiknas.. Permendikas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Is Sekolah Dasar. (Jakarta: Depdiknas.2006).
Gerson. (2003). Evaluasi Hasil Belajar yang relevan dengan kurikulum berbasis kompetensi. Surabaya : Yayasan Pengkajian Pengembangan Pendidikan Indonesia Timur (YP3IT).
Hapizah. (2014). Pengembangan instrumen kemampuan penalaran matematis mahasiswa pada mata kuliah persamaan diferensial. Jurnal Kreano, 5(1), 73-81.
Inayah, N. (2016a). Pengaruh kemampuan penalaran matematis (mathematical reasoning) dan gaya kognitif terhadap kemampuan komunikasi pada materi statistika siswa kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Palu. Aksioma; Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 37-45.
Lithner, J. 2008. A Research Framework for Creative and Imitative Reasoning. Education Study Mathematic, (67), 255-276.
Nurhayati, Susiana, dkk. (2013, Agustus 31). Kemampuan Penalaran Siswa Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Kesebangunan. MATHEdunesa Vol. 2, No.1. Diambil dari
Nurmasari, N., Kusmayadi, T, A., & Riyadi, R. (2014). Analisis Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Pada Materi Peluang Ditinjau Dari Gender Siswa Kelas XI Ipa SMA Negeri 1 Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Jurnal Pembelajaran Matematika, 2(4), 351-358.
Purwanti, K. L. (2013). Perbedaan Gender Terhadap Kemampuan Berhitung Matematika Menggunakan Otak Kanan Pada Siswa Kelas 1. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 9(1), 107-122.
Ruseffendi., Rippi Maya., Rudy Kurniawan., Hamidah.op.cit.,hlm.361.
Sariningsih, R., & Kadarisma, G. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP Melalui Pendekatan Saintifik berbasis Etnomatematika. P2M STKIP Siliwangi, 3(1), 53–56.
Setiawan, W. (2016). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Model Penemuan Terbimbing. P2M STKIP Siliwangi, 2(1), 91-97.
Setiawan, W., & Sari, V. T. A. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Konsep Diferensial Berbasis Konflik Kognitif. Jurnal Elemen, 4(2), 204-215.
Weaver-Hightower, M. (2003). The “boy turn” in research on gender and eduion. Review of Educational Research, 73(4), 471-498.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>