Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa SMK Kelas X Melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME)

Main Article Content

Erwin Triawan IKIP SIliwangi, Indonesia
Luvy Sylviana Zanthy IKIP SIliwangi, Indonesia

Abstract

This study aims to improve students' mathematical reasoning abilities through learning with the Realistic Mathematics Education approach. This research is a Classroom Action Research (CAR). The subject of the recipient of the action was 27th grade students of Industrial Chemistry at Jabir Al-Hayyan Vocational School. Methods of collecting data through observation, field notes, tests and documentation. The results showed an increase in students' mathematical reasoning. This can be seen from the increasing indicators of mathematical reasoning abilities including; 1) the ability to present mathematical statements in writing as much as 28.57% increased to (90%); 2) the ability to draw conclusions in response to existing problems by 38.10% increased to 70%; and 3) the ability to analyze mathematical situations using patterns and relationships as much as 23.81% increased to 65%. It can be concluded that the application of the Realistic Mathematics Education (RME) approach can improve students' mathematical reasoning abilities

Article Details

How to Cite
Triawan, E., & Zanthy, L. (2019). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa SMK Kelas X Melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Journal on Education, 1(3), 507-514. Retrieved from http://jonedu.org/index.php/joe/article/view/196

References

Amir, A. (2014).Kemampuan Penalaran dan Komunikasi dalam Pembelajaran Matematika. Logaritma, Vol. II, No.01

Bernard, M. (2014). Pengaruh pembelajaran dengan menggunakan multimedia macromedia falsh terhadap kemampuan penalaran matematik. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Program Pasca Sarjana STKIP Siliwangi Bandung (Vol. 1, pp. 425-429).

Bungsu, T. K., Vilardi, M., Akbar, P., & Bernard, M. (2019). Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Di Smkn 1 Cihampelas. Journal on Education, 1(2), 382-389.

Chotimah, S., Ramdhani, F. A., Bernard, M., & Akbar, P. (2019). Pengaruh Pendekatan Model-Eliciting Activities Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Siswa Smp Negeri Di Kota Cimahi. Journal on Education, 1(2), 68-77.

Daryanto, T. (2012).Konsep Pembelajaran Kreatif. Yogyakarta: Gava Media.

Fajriyah, L., Nugraha, Y., Akbar, P., & Bernard, M. (2019). Pengaruh Kemandirian Belajar Siswa SMP Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis. Journal on Education, 1(2), 288-296.

Junaidi. (2013). Pengembangan Soal Model Pisa Pada Konten Change And Relationship Untuk Mengetahui Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika,7(2).

Lambertus. (2009). Pentingnya Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Matematika Di SD. Forum Kependidikan, 28(2).

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2015).Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Maharani, S., & Bernard, M. (2018). Analisis Hubungan Resiliensi Matematik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Lingkaran. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(5), 819-826.

Melin, K., Hadjar, I., & Sukayasa. (2015). Profil Kemampuan Penalaran Siswa dalam Memecahkan Masalah Soal Cerita Barisan dan Deret Aritmatika di Kelas X. SMA Negeri 2 PALU. AKSIOMA Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2).

Pambudi, D. S. (2007). Berbagai Alternatif Model dan Pendekatan dalamPembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2).

Roesdiana, L. (2016). Pembelajaran Dengan Pendekatan Metaphorical Thinking untuk Mengembangkan Kemampuan Komunikasi dan Penalaran Matematis Siswa. Jurnal Pendidikan UNSIKA. Volume 4 Nomor 2, Halaman 169-184.

Rohaeti, E. E., & Bernard, M. (2018). THE STUDENTS’MATHEMATICAL UNDERSTANDING ABILITY THROUGH SCIENTIFIC-ASSISTED APPROACH OF GEOGEBRA SOFTWARE. Infinity Journal, 7(2), 165-172.

Sroyer, A. (2013). Pentingnya Quantitative Reasoning (Qr) Dalam Problem Solving. Prosiding Snmpm Universitas Sebelas Maret 2013. Vol.2

Suherman, E., dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA.

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika. 5(1). Sundayana, R. (2013). Media Pembelajaran Matematika. Bandung: Alfabeta.

Supardi.(2012). Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau Dari Motivasi Belajar. Cakrawala Pendidikan, Th. XXXI, No. 2.

Surajiyo.(2006). Dasar-dasar Logika. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Suryaningsih, D., Suharto, Arika I. (2015). Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk MeningkatkanKemampuan Penalaran Matematis Siswa Pada Pokok BahasanPersamaan Garis Lurus Kelas VIII C SMP Negeri 13 JemberSemester Ganjil Tahun Ajaran 2014/2015. Artikel ilmiah mahasiswa, , II (1): 1-5

Timutius, F., Apriliani, N. R., & Bernard, M. (2018). Analisis Kesalahan Siswa Kelas IX-G di SMP Negeri 3 Cimahi dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematik pada Materi Lingkaran. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(3), 305-312.

Wijaya, A. (2012). Pendidikan Matematika Realistik Suatu Alternatif Pendekatan Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>